Selasa, 14 September 2010

1/4 Abad...

Pukul 00.00 alarm pengingat handponeku berbunyi, di handphone itu tertera sebuah tulisan "My Birthday", Ya Allah ternyata aku telah menjejaki dunia-Mu yang fana ini selama 1/4 abad. Alhamdulillah atas nikmat usia yang Engkau berikan padaku di hari ini sehingga aku masih bisa bermuhasabah dan berdoa.
"Ya Allah, Panjangkanlah usiaku, agar aku bisa lebih lama menaati-Mu...
Jadikanlah kehidupanku ini sebagai ladang, semoga di akhirat kelak aku bisa memetik hasilnya.
Ya Allah, tambahkanlah amalan ku di saat bertambah usiaku, Jadikanlah cahaya-Mu yang bersinar menyinari Jalanku, Rehatku adalah rantaian dzikir, Rantai yang ku kalungkan di leherku, sebagai tanda cintaku pada-Mu.
 Ya Allah, Jadikan pula aku sebagai wanita yang mampu menjaga amanah dan titipan-Mu agar kelak aku bisa menjadi hamba-Mu yang shaleha, menjadi anak yang berbakti untuk kedua orang tuaku dan menjadi Istri dan Ibu untuk suami dan anak-anakku. Ya Allah, Engkau tidak mensia-siakan segala usahaku, Mencari haruman syurga ciptaan-Mu, tempat rehat dan nikmat abadi....
Amin Allahumma Amin

Jumat, 18 Juni 2010

"AJAL (Batas Hidup)"

"Innalillahi wa inna ilaihi ro'jiun"

"kenapa bisa?" tanyaku pada wanita separuh baya yang ada di seberang telpon.

"Kecelakaanq, nak." aku kaget mendengar berita yang baru saja kudengar beberapa menit yang lalu dari tanteku.

Katanya adik sepupuku Meninggal Dunia. Tak dapat kusangka secepat itukah dia pergi. Padahal baru saja dia menyelesaikan Ujian Akhir Nasionalnya di SMA.

"kasihan dia, belum sempat ia mengenyam rasanya duduk di bangku kuliah". ucapku lirih

"Jhie, tak ada yang dapat mengetahui kapan ajal itu menghampirinya, kapan tangan malaikat izrail mendekapnya dan kapan ia akan kembali kepada Tuhannya". renungku

Begitulah yang namanya ajal datangnya tak dapat kita duga, kedatangannya pula tak dapat kita tolak, tak dapat kita majukan atau mundurkan barang sesaat karena Allah SWT telah berfirman dalam
Al Qur'an Surah Al-A'raaf: 34)

"Dan setiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila ajal telah datang kepada mereka, sedikitpun mereka tidak akan mampu memundurkannya barang sesaat dan juga tak dapat memajukannya."

Allah telah mengatur batas hidup hambanya di dunia seperti yang telah jelaskan dalam surahnya di atas. Kita sebagai hamba-Nya tak pernah tahu kapan batas hidup kita???
 
Oleh karena itu, marilah kita mempersiapkan diri menghadapi "AJAL"...

Agar kita siap dan ikhlas mengembalikan Milik-Nya...

Kamis, 17 Juni 2010

4 HURUF

4 Huruf...
4 Huruf itu akan Datang Menemui kita,
Pasti, karena Sang Penguasa Alam telah berfirman dalam Kitab-Nya.  

4 Huruf...
4 Huruf itu akan sangat dinantikan,
Bagi mereka yang Merindukan Pertemuan dengan Sang Penguasa Hati dan Jiwa ini.

4 Huruf,
4 Huruf itu akan menjadi Momok yangg Menakutkan,
Bagi mereka yang telah disilaukan oleh Kemegahan Dunia ini.

4 Huruf...
4 Huruf itu akan membuat kita Meneteskan Air Mata,
karena Kehilangan Kakek, Nenek, Ayah, Ibu, Paman, Tante, Kakak, Adik, Suami, Istri, Kekasih, Sahabat bhkn Musuh sekalipun... Ya 4 Huruf itu yang Memisahkan kita dengan Mereka.

Tetapi, 4 Huruf itu yg Membukakan Mata Hati kita bahwa Dunia ini Fana,
Semua ada Batas Waktunya dan Pasti Akan Berakhir...

4 Huruf itu adalah AJAL, karena tidak ada yang lebih dekat dengan kita Selain 4 Huruf itu...

-Jhie-

Jiwa Yang Rindu...

Detik Waktu Teruz Bergulir...

Entah Mengapa Jiwaku Merasakan Kehampaan yg begitu dalam....

Bak satu sudut tanpa cahaya, tanpa udara, tanpa warna...

Tak ada apa2 smuanya gelap, kelam dan hanya sesak yg terasa...

Mengapa... Mengapa... Mengapa DIRIKU seperti ini, Ya Rabb...

Batinkupun Mulai bergejolak...

Memaksa Diri tuk coba selami Jiwa ini...

Dan akhirnya kutemukan satu jawaban...

Ternyata...

Jiwaku Rindu akan Secercah Cahaya DariMU, Ya Rabb...

Cahaya yang akan Terangi langkahku tuk jalani kehidupan yg dipenuhi onak dan duri...

Jiwaku Rindu akan Sebuah Getaran kala kusebut NamaMU, Ya Rabb...

Getaran yang akan menyadarkanku bahwa Hati ini TAK MATI...

Jiwaku Rindu akan Tangisan di tengah Malam...

Tangisan Tentang DIRI ini yang bergelimang dgn DOSA-DOSA...

Jiwaku Rindu akan Diriku Yang Dulu...

Diri Yang tak pernah MenafikkanMU, Ya Rabb

Diri Yang tak pernah Lalai akan kewajibanku...  

Ya Rabb... Diri ini Hina...Diri ini lemah dan tak berdaya... 
Ampuni Diriku...

Ya Rabb...
Penuhi Kerinduan Jiwaku KepadaMU...


-Jhie-

Kamis, 03 Juni 2010

Episode Kehidupan

Episode Kehidupan terus datang silih berganti...
Tak tahu apa yang kan terjadi pada detik... menit... dan jam di hari ini...
Apalagi Esok... Masih menjadi teka-teki...
Jawabnya belum bisa terjamah oleh fikir dan nurani...

Kadang Bahagia berubah menjadi Kesedihan yang teramat sangat Menyakitkan Batin...
Terkadang juga Tangis memilukan menjadi gelak canda tawa lukiskan Kesenangan Hati...
Kadang Benci menjelma menjadi Cinta yang Melankolis...
Ataupun sebaliknya Cinta berubah wujud menjadi Benci laksana Iblis yang Menakutkan...
Kadang Ketegaran menjadi Rapuh bak ranting yang patah seketika, jatuh ke tanah tak dapat utuh kembali...
Tetapi, terkadang pula Kelemahan menjadi Spirit yang kuat dalam pencapaian Mimpi dan Asa...

Seperti itulah Episode Kehidupan... Samar tak dapat diterka...
Manusia hanya bisa melakonkan peran dalam setiap Episode yang telah dicatat oleh Sang Penulis Skenario Hidup...
Hingga tiba masa Episode itu Tamat...
Dan tak ada lagi season kedua tentang kehidupan Manusia itu di tempat fatamorgana ini...

-Jhie- 

Ya Allah... Izinkan aku...

Ya Allah...

Di malam hening ini aku terjaga dari bunga-bunga tidurku...

Seketika itu aku teringat akan tentang-MU...

Sudah lama aku tak bercengkrama dengan-MU...

Rasanya aku telah menjauh dari-MU...


Ya Allah...

Masih adakah pintu Magfirah itu untuk hamba yang hina dina seperti aku...


Ya Allah...

Jika masih ada pintu maaf itu, Izinkanlah aku mengetuknya kembali...


Izinkanlah aku kembali merasakan sejuknya wajahku kala kubasuh dengan air suci-MU...


Izinkanlah aku kembali bersimpuh diatas sajadah yang terbentang...


Izinkanlah aku kembali bersenandung dengan ayat-ayat suci-MU nan indah...


Izinkanlah aku kembali memintal doa dan harapan untukku dan orang-orang terkasih...


Dan...


Izinkanlah aku ya Allah memohon keselamatan ibu pertiwi ini dari azab dan murka-MU...


Agar kelak...

Tak ada lagi Jerit Tangis...

Dan Rintihan Kesakitan terdengar...


Tak ada lagi Luka-Luka menganga... Mayat-Mayat tergeletak...

Serta Puing-Puing bangunan yang porak poranda terlihat dipelupuk mata ini...


Ya Allah...
Ampuni kami...Sayangi kami...Selamat kami di Dunia dan Akhirat-MU...

Amin Ya Rabbal Alamin...

-Jhie-

Ingat...

Apa yang Membuatmu Angkuh Wahai Manusia???

Terlahir ke Dunia atas Kehendak Penciptamu...

Tanpa sehelai kain yang membungkus Jasad lahirmu...

Apakah Wajah Tampan nan Rupawan atau Cantik nan Mempesona, yang Engkau Banggakan???

Ingat, itu Anugrah dariNYA...

Apakah Cerdas... Pintar... Atau keintelektualan diri, yang Engkau andalkan...

Ingat, itu nikmat dariNYA...

Apakah Pangkat... Jabatan... Atau Harta berlimpah, yang Engkau agung2kan...

Ingat, itu Rezeki dariNYA...

Sesungguhnya Engkau hanya Peminta"...

Karena dalam setiap doa yang teruntai engkau hanya bisa meminta padaNYA...

Sebenarnya Engkau Miskin dan papah...

Karena Engkau tak akan memiliki apa-apa tanpa IzinNYA...

Ingat...

Sekejap Segalanya bisa lenyap tak berbekas...

Jikalau Sang Pemilik Abadi Jagad Raya ini...

Murka akan keangkuhanmu...

-Jhie-